21 Mei 2018

ATM Ganesha

Kepraktisan, Kecepatan dan Kemudahan Bertransaksi

  • Penarikan Tunai
  • Transfer Antar Bank
  • Informasi Saldo
  • Ganti PIN
  • Pindah Buku

Bank Ganesha mendukung program GPN (Gerbang Pembayaran Nasional) yang dicanangkan oleh Bank Indonesia dengan menerbitkan kartu ATM berlogo GPN.


Manfaat :

  • Memberikan kemudahan dalam melakukan penarikan uang tunai dan transaksi transfer antar bank dan / atau info saldo lebih cepat dan aman selama 24 jam dengan fasilitas melalui jaringan ATM Ganesha dan lebih dari 68.000 ATM BERSAMA.
  • Memberikan kemudahan dalam transaksi transfer antar bank lain tanpa harus datang ke Bank.
  • Tersedia Layanan Contact Center untuk Informasi dan Pengaduan melalui Call Ganesha 1500169.

Persyaratan :

  • Memiliki Rekening Tabungan atau Giro di Bank Ganesha
  • Nasabah Perorangan

INFORMASI:

  • Penggantian kartu ATM magstripe ke kartu chip tanpa biaya dengan ketentuan kartu nasabah tidak hilang/rusak/tertelan
  • Penggantian kartu ATM dengan kartu ATM berlogo GPN tanpa biaya dengan ketentuan nasabah menyertakan kartu ATM lama yang belum menggunakan logo GPN

Apa itu GPN?

GPN (Gerbang Pembayaran Nasional) adalah suatu sistem yang mengintegrasikan berbagai kanal pembayaran yang memfasilitasi transaksi elektronik. Dengan interkoneksi dan interoperabilitas, GPN memnungkinkan transaksi elektronik dapat digunakan seluruh masyarakat Indonesia, sehingga masyarakat dapat menikmati layanan transaksi elektronik yang aman, berkualitas dan efisien. Ada 4 sasaran utama implementasi GPN yaitu:

  1. Menciptakan ekosistem yang interkoneksi, interoperable, dan mampu melaksanakan pemrosesan transaksi pembayaran ritel domestik dengan memperhatikan keamanan/security, kelancaran dan kehematan/efisiensi. 
  2. Penyangga strategis dalam melayani/memfasilitasi program-program pemerintah seperti Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT), penyaluran bantuan sosial (bansos) pemerintah secara non tunai, penerimaan pemerintah secara non tunai, keuangan inklusif serta e-commerce nasional, yang sejalan dengan prinsip kehati-hatian (prudential principles). 
  3. Perlindungan konsumen antara lain melalui pengamanan data transkasi nasabah. 
  4. Ketersediaan dan intergitas data transaksi sistem pembayaran nasional untuk mendukung transmisi kebijakan moneter yang efektif, mendukung efisiensi intermediasi, dan resiliensi sistem keuangan.