19 Agustus 2017

Piagam Audit

PIAGAM UNIT AUDIT INTERNAL

Internal Audit Charter (Piagam Audit Internal) merupakan dokumen formal yang menjelaskan struktur dan kedudukan Divisi Audit Internal (dahulu: Satuan Kerja Audit Internal /SKAl), kualifikasi, ruang lingkup kerja, pedoman pelaporan, wewenang, tanggung jawab, standar profesional, hubungan dengan auditor eksternal, kode etik, serta independensi dan objektivitas Auditor Internal.

MISI DAN TUJUAN DIVISI AUDIT INTERNAL
  1. Memberikan konstribusi positif untuk mendorong pencapaian misi, tujuan bank, terpenuhinya secara baik kepentingan bank dan masyarakat penyimpan dana.
  2. Dalam hal ini tujuan utama pada hakekatnya adalah tercapainya kondisi bank yang sehat dan mampu berkembang secara wajar.
  3. Fungsi Audit Internal Bank ini bertujuan untuk membantu semua tingkatan manajemen dalam mengamankan kegiatan operasional bank yang melibatkan dana dari masyarakat luas dengan cara memberikan rekomendasi atas hasil analisa serta pendekatan yang sistematis atas kegiatan pada area yang dikaji, guna meningkatkan efektifitas dari sistem pengendalian (Controlling), proses Manajemen Risiko serta penerapan tata kelola yang baik (Good Governance).
INDEPENDENSI DIVISI AUDIT INTERNAL

Fungsi Audit Internal adalah melakukan penilaian yang independen, yang ditetapkan dalam organisasi untuk memeriksa dan mengevaluasi kegiatan perusahaan. Agar Divisi Audit Internal tetap independen, semua auditor mempertanggung jawabkan serta melaporkan hasil kerjanya kepada Kepala Divisi Audit Internal, dan sesuai fungsinya Kepala Divisi Audit Internal mempertanggung jawabkan serta melaporkan semuanya kepada Presiden Direktur dan Dewan Komisaris dengan tembusan kepada Direktur Kepatuhan.

Kepala Divisi dan personil Audit Internal tidak berwenang untuk:
  1. Menjalankan tugas operasional baik dalam perusahaan maupun afiliasinya.
  2. Melakukan atau menyetujui transaksi akuntansi diluar Divisi Audit Internal.
  3. Mengarahkan kegiatan pegawai perusahaan di luar Divisi Audit Internal, kecuali sampai batas tertentu pegawai tersebut diperbantukan dalam tugas audit.
RUANG LINGKUP AUDIT INTERNAL BANK

Audit Internal diberikan kewenangan untuk mengakses setiap aktivitas yang ada termasuk aktivitas Teknologi Informasi, semua catatan, pegawai, dilingkungan PT. Bank Ganesha serta harta benda milik perusahaan dalam rangka pemeriksaan yang relevan dengan kinerja serta kegiatan audit.

KEDUDUKAN DIVISI AUDIT INTERNAL DALAM ORGANISASI
  1. Audit Internal dipimpin oleh Kepala Divisi Audit Internal yang membawahi Auditor Internal Kantor Pusat serta Internal Control diseluruh Cabang.
  2. Kepala Divisi Audit Internal diangkat dan diberhentikan oleh Presiden Direktur dengan persetujuan dari Dewan Komisaris yang dilaporkan kepada OJK (dahulu Bank lndonesia dan Bapepam & Lembaga Keuangan).
  3. Presiden Direktur dapat memberhentikan Kepala Divisi Audit Internal, setelah mendapat persetujuan Dewan Komisaris, jika Kepala Divisi Audit Internal tidak memenuhi persyaratan sebagai Auditor Internal sebagaimana diatur dalam peraturan ini dan atau gagal atau tidak cakap menjalankan tugas.
  4. Kepala Divisi Audit Internal bertanggung jawab kepada Presiden Direktur.
  5. Auditor yang duduk dalam Divisi Audit Internal bertanggung jawab secara langsung kepada Kepala Divisi Audit Internal.
PERSYARATAN SUMBER DAYA MANUSIA AUDIT INTERNAL
  1. Memiliki integritas dan perilaku yang profesional, independen, jujur, dan objektif dalam pelaksanaan tugasnya.
  2. Memiliki pengetahuan dan pengalaman mengenai teknis audit dan disiplin ilmu lain yang relevan dengan bidang tugasnya.
  3. Memiliki pengetahuan tentang peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal dan peraturan perundang-undangan terkait lainnya.
  4. Memiliki kecakapan untuk berinteraksi dan berkomunikasi baik lisan maupun tertulis secara efektif.
  5. Wajib mematuhi standar profesi yang dikeluarkan oleh asosiasi Audit Internal.
  6. Wajib mematuhi Kode Etik Audit Internal.
  7. Wajib menjaga kerahasiaan informasi dan/atau data perusahaan terkait dengan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Audit Internal kecuali diwajibkan berdasarkan peraturan perundang-undangan atau penetapan/putusan pengadilan.
  8. Memahami prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik dan manajemen risiko.
  9. Bersedia meningkatkan pengetahuan, keahlian dan kemampuan profesionalismenya secara terus-menerus.
CAKUPAN TUGAS DIVISI AUDIT INTERNAL

Cakupan tugas Divisi Audit Internal adalah untuk menetapkan apakah jaringan organisasi dari proses Manajemen Risiko, pengendalian, dan tata kelola sebagaimana dirancang oleh manajemen telah dilaksanakan secara memadai dan berfungsi baik, disamping itu untuk memastikan bahwa :

  1. Semua risiko yang ada telah diidentifikasi dan dikelola dengan baik.
  2. Implementasi pengendalian dan pelaksanaan prosedur dan standar dipatuhi oleh satuan kerja Teknologi Informasi (TI) dan satuan kerja pengguna Teknologi Informasi (TI).
  3. Dilibatkan dalam pengembangan sistem dalam rangka memasukan unsur-unsur pengamanannya.
  4. Interaksi antara Divisi Audit Internal dengan berbagai satuan pengelola (Governance Group) berlangsung sebagaimana seharusnya.
  5. Semua infomasi mengenai keuangan, manajerial dan kegiatan operasional yang penting disajikan secara akurat, dapat dipercaya dan tepat waktu.
  6. Semua tindakan perbuatan pegawai tidak ada yang bertentangan dengan kebijakan, standar, prosedur dan ketentuan hukum maupun regulasi yang berlaku.
  7. Semua sumber daya yang dibutuhkan untuk menjalankan kegiatan usaha didapatkan secara ekonomis, digunakan secara efisien, dan dipelihara dengan baik.
  8. Memastikan semua rencana dan tujuan perusahaan telah dilaksanakan dan diupayakan untuk dicapai.
  9. Kualitas dari proses pengendalian organisasi telah disempurnakan secara berkala.
  10. Dampak suatu isu mengenai ketentuan hukum dan regulasi yang dapat berpengaruh negatif kepada perusahaan telah diidentifikasi dan dilaporkan.
  11. Mengkomunikasikan hasil temuan kepada manajemen terkait maupun kejenjang yang lebih tinggi.
  12. Memberikan saran perbaikan dan informasi yang objektif tentang kegiatan yang diperiksa pada semua Cabang/Capem/Unit Kerja di Kantor Pusat.
  13. Bekerjasama dengan Komite Audit.
  14. Menyusun program untuk mengevaluasi mutu kegiatan audit yang dilakukannya.
  15. Melakukan pemeriksaan khusus.
KEWENANGAN DIVISI AUDIT INTERNAL

Untuk memenuhi tugas dan kewajibannya, Kepala Divisi Audit Internal dan personil diberi wewenang untuk :

  1. Memiliki akses ke semua fungsi, data/catatan dan dokumen atas kegiatan operasional bank.
  2. Melakukan pengkajian ulang serta penilaian terhadap sistem pengendalian internal dalam aktivitas Teknologi Informasi secara independen.
  3. Memiliki akses langsung untuk berkomunikasi dengan Direksi, Dewan Komisaris, dan/atau Komite Audit serta anggota dari Direksi, Dewan Komisaris, dan/atau Komite Audit; guna menginformasikan langsung hal yang berhubungan dengan audit. Pemberian informasi tersebut harus dilaporkan kepada Presiden Direktur dengan tembusan kepada Direktur Kepatuhan.
  4. Mengalokasikan semua sumber daya, menyusun jadwal audit, memilih objek yang akan diaudit, menetapkan rentang atau ruang lingkup pekerjaan audit, serta mengaplikasikan semua teknik yang dibutuhkan untuk memenuhi tujuan audit.
  5. Memperoleh dukungan secukupnya dari semua pegawai di satuan kerja lokasi audit yang sedang dilaksanakan.
  6. Mengadakan rapat secara berkala dan insidentil dengan Direksi, Dewan Komisaris, dan/atau Komite Audit.
  7. Melakukan koordinasi kegiatannya dengan kegiatan audit eksternal.
AKUNTABILITAS

Kepala Divisi Audit Internal harus bertanggung jawab atas tugas dan kewajibannya kepada Presiden Direktur, untuk:

  1. Melaporkan hasil penilaian mengenai kecukupan dan efektifitas dari proses mengendalikan kegiatan dan mengelola risiko perusahaan.
  2. Melaporkan hal-hal yang dianggap penting yang bertalian dengan proses pengendalian kegiatan perusahaan, mencakup langkah-langkah perbaikan/pencegahan yang disajikan dalam laporan khusus.
  3. Secara berkala menyajikan infomasi mengenai status dan hasil pelaksanaan rencana audit tahunan berikut kecukupan sumber daya Divisi Audit Internal.
  4. Berkoordinasi dengan fungsi lainnya yang juga melakukan tugas pengendalian dan pemantauan fungsi (manajemen risiko, kepatuhan, security, legal, etika, eksternal audit dan audit lingkungan),termasuk memberikan pendapat mengenai fungsi-fungsi tersebut.
Chat With Us
Selamat Datang